Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Peduli: Rawat Empati dan Berbagi Asa Bersama Panti Asuhan Dharma Jati II

Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna bersama dengan Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha melaksanakan program Bawaslu Peduli bertempat di Panti Asuhan Dharma Jati Il, Denpasar

Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna bersama dengan Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha melaksanakan program Bawaslu Peduli bertempat di Panti Asuhan Dharma Jati Il, Denpasar 

Denpasar, Bawaslu Bali - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali menggelar program "Bawaslu Peduli" dengan menyalurkan bantuan sosial ke Panti Asuhan Dharma Jati II, Denpasar, Rabu (1/4). Langkah ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus komitmen kemanusiaan dari lembaga.

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, bersama Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha, disambut hangat oleh pendiri panti asuhan, I Wayan Nika.

Dalam sambutannya, Suguna menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini melampaui sekadar rutinitas kelembagaan, melainkan sebuah panggilan kemanusiaan. "Bawaslu Bali ingin sedikit berbagi kebahagiaan dengan adik-adik di sini. Mungkin materi yang kami berikan tidak seberapa, namun percayalah ini diberikan dengan niat tulus dari hati kami. Tetap semangat belajar dan mengejar cita-cita, karena masa depan ada di tangan kalian," ujar Suguna.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran Bawaslu untuk senantiasa membumi dan merawat empati.

"Bakti sosial ini merupakan bentuk komitmen moral kita. Untuk menghargai sesama yang kurang beruntung, dalam suasana ini kita belajar untuk membantu dan mengasah kepekaan sosial. Rasa syukur itu kita bagikan kepada mereka. Pesan kami, tetap semangat, semoga kelak kalian menjadi personal yang sukses," tutur Adinatha.

Kehadiran jajaran Bawaslu Bali diapresiasi penuh oleh I Wayan Nika. Pria yang telah mendirikan Panti Dharma Jati sejak tahun 1985 ini menceritakan perjalanan panjang 41 tahun panti asuhan tersebut dalam melindungi anak-anak terlantar. Panti pertama dibangun di Desa Bakas, Kabupaten Klungkung. Kemudian dilanjutkan dengan Panti Asuhan Hindu Dharma Jati II di Kota Denpasar.

Saat ini, Panti Dharma Jati II menjadi rumah bagi 51 anak. Wayan Nika menjelaskan, panti tidak hanya memberikan tempat tinggal, tetapi juga memfasilitasi pendidikan formal dari tingkat TK hingga SMA dengan mendatangkan tenaga pengajar ke dalam panti. Sementara untuk jenjang perguruan tinggi, anak-anak diberikan kesempatan menempuh pendidikan di luar. Hal ini dilakukan murni agar anak-anak memiliki kemandirian dan terhindar dari penelantaran.

Dalam kunjungan tersebut, Bawaslu Bali tidak hanya menyerahkan bantuan berupa dana pembinaan, tetapi juga mendistribusikan kebutuhan pokok (sembako) serta buku-buku bacaan guna menunjang minat literasi dan bakat anak asuh di panti tersebut.

 

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Bali

Editor: Humas Bawaslu Bali

Tag
Bawaslupeduli
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle