Wastra Hitakara, Bawaslu Bali Tegaskan Budaya dan Kemandirian Ekonomi Fondasi Demokrasi Bermartabat
|
Denpasar, Bawaslu Bali – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) memegang peranan strategis dalam merawat kedaulatan ekonomi kerakyatan dan martabat budaya yang menjadi fondasi utama bagi tegaknya demokrasi yang substansial. Berangkat dari kesadaran tersebut, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Provinsi Bali, Gede Sutrawan, hadir secara langsung dalam kegiatan Dekranasda Bali Fashion Day bertajuk “Wastra Hitakara” yang bertempat di Gedung Ksirarnawa, Art Center Denpasar, Senin (31/08/2026).
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ny. Putri Koster, ini tidak hanya menampilkan berbagai produk kerajinan unggulan dari para perajin lokal di sembilan kabupaten/kota, tetapi juga dimeriahkan dengan peragaan busana (fashion show) yang memukau dalam balutan busana kain endek khas Bali dari perwakilan instansi vertikal Provinsi Bali.
Kehadiran Bawaslu Bali dalam forum strategis ini ditegaskan bukan sekadar memenuhi undangan seremonial semata, melainkan wujud nyata dukungan kelembagaan terhadap upaya pelestarian tradisi, seni, dan budaya.
Dalam pandangan Bawaslu Bali, sektor kebudayaan dan tradisi lokal merupakan fondasi sosial yang sangat esensial dalam menopang tegaknya pilar-pilar demokrasi yang sehat di daerah.
Demokrasi yang substansial tidak akan pernah tercapai tanpa adanya partisipasi aktif dan kesejahteraan masyarakat, yang salah satunya digerakkan melalui sektor ekonomi kerakyatan berbasis kebudayaan.
Ketika tradisi, seni, dan kearifan lokal terjaga dengan baik, maka masyarakat akan memiliki ketahanan sosial dan budaya yang tidak mudah goyah oleh berbagai distorsi informasi maupun politik uang.
Dekranasda terbukti konsisten menjadi motor penggerak dalam merawat martabat perajin lokal, yang secara tidak langsung memperkuat kemandirian ekonomi akar rumput sebagai basis kedaulatan rakyat.
Kemandirian ekonomi masyarakat merupakan salah satu benteng pertahanan utama untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas, bersih dari praktik-praktik transaksional yang mencederai nilai demokrasi.
Oleh karena itu, Bawaslu Bali berkomitmen untuk terus membersamai setiap langkah pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan kultural demi terciptanya demokrasi yang bermartabat dan berkontribusi nyata bagi kemajuan Bali.
Foto dan Penulis : Humas Bawaslu Bali