Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kembali Menggelar Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Perguruan Tinggi Se-Indonesia Ke-III

Bawaslu Kembali Menggelar Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu Perguruan Tinggi Se-Indonesia Ke-III

Jakarta, Bawaslu Bali - Bawaslu resmi menggelar kembali kompetisi debat penegakan hukum pemilu perguruan tinggi se-Indonesia ke-III tahun 2023 di Jakarta, Senin (28/8). Saat membuka acara debat, Anggota Bawaslu Puadi menjelaskan tujuan dilaksanakannya debat tersebut dalam rangka mendorong partisipasi aktif masyarakat dan mahasiswa terutama dalam pemahaman penegakan hukum pemilu. Juga, akan meningkatkan kesadaran mahasiswa tentang peran dan fungsi Bawaslu dalam menjaga integritas pemilu.

"Mahasiswa yang teredukasi akan lebih mampu mendukung upaya Bawaslu dalam memastikan pemilu yang adil dan jujur, serta memberikan pemahaman hukum yang mendalam," katanya.

Dia juga mengatakan mahasiswa yang terlibat dalam debat akan mendalami berbagai aspek hukum pemilu. Hal itu, kata dia, dapat membantu Bawaslu dalam menjalankan tugas pengawasan mereka dengan lebih efektif dan berdasarkan pemahaman yang kuat. "Mereka dapat membantu Bawaslu dalam memberikan laporan, jika adanya potensi pelanggaran atau ketidakpatuhan terhadap pemilu itu sendiri. Juga, mereka akan memberikan pemikiran kritis, solutif, dan inovatif kepada Bawaslu," ujarnya.

Sementara itu, Deputi Bidang Dukungan Teknis La Bayoni menambahkan dengan dilaksanakannya debat Pemilu ini merupakan salah satu upaya sosialisasi peran Bawaslu dalam penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota.

Kedua, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai kepemiluan dan penegakan hukum pemilu. "Ketiga, guna mendorong terdapatnya diskursus mengenai konsep penegakan hukum pemilu yang ideal," katanya.

Sebagai informasi, Debat Penegakan Hukum Pemilu perguruan tinggi se-Indonesia ke-III tahun 2023 diikuti 171 perguruan tinggi pada tahap eliminasi dan menghasilkan 24 Perguruan Tinggi yang lolos di tahap nasional. Khusus Provinsi Bali sendiri mengirimkan satu perwakilan dari Universitas Udayana yang telah secara konsisten mengikuti kompetisi debat hukum Pemilu dari saat pertama kali digelar.

Dalam kesempatan tersebut pula Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi I Wayan Wirka kembali dipercaya untuk ditunjuk sebagai moderator debat. Wirka mengungkapkan dirinya akan berusaha maksimal agar debat berlangsung menarik

Sebelumnya, pada tahun 2019 Universitas Andalas keluar sebagai juara. Lalu, di tahun kedua juara dipegang oleh Universitas Diponegoro.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle