Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Pengawasan di Tengah Arus Informasi, Bawaslu Bali Dorong Kolaborasi dengan Media

Ariyani berkunjung dan berdiskusi di Radio Nuansa Giri FM.

Kordiv P2H Bawaslu Bali, Ketut Ariyani berkunjung dan berdiskusi di Radio Nuansa Giri FM

Buleleng, Bawaslu Bali - Di tengah derasnya arus informasi yang tidak seluruhnya terverifikasi, tantangan pengawasan Pemilu kian bergeser. Tidak hanya soal memastikan proses berjalan sesuai aturan, tetapi juga bagaimana informasi yang benar dapat menjangkau publik tanpa terdistorsi. Dalam konteks itu, media menjadi elemen kunci dalam menjaga kejernihan ruang publik sekaligus memperkuat kesadaran demokrasi.

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, menegaskan bahwa pengawasan Pemilu tidak dapat berdiri sendiri sebagai kerja kelembagaan. Menurutnya, efektivitas pengawasan sangat ditentukan oleh sejauh mana masyarakat memahami informasi yang beredar dan terlibat secara aktif dalam proses demokrasi.

“Kunjungan ini merupakan wujud sinergi dengan media, khususnya Radio Nuansa Giri. Media adalah mitra strategis Bawaslu dalam menyebarkan informasi terkait pengawasan Pemilu kepada masyarakat,” ujarnya

Ariyani menilai, di tengah lanskap informasi yang semakin padat dan cepat, peran media tidak lagi sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga memastikan informasi tersebut tetap utuh, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Tanpa dukungan media, pesan-pesan pengawasan berpotensi tereduksi di tengah derasnya arus informasi yang bersifat distraktif.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa sinergi yang terbangun perlu diperkuat melalui kerja sama yang memiliki landasan hukum yang jelas. Dalam pandangannya, kolaborasi yang berkelanjutan memerlukan kerangka formal agar dapat diimplementasikan secara terukur.

“Diharapkan sinergi ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk MoU sebagai payung hukum, sehingga nantinya dapat diimplementasikan melalui perjanjian kerja sama,” kata Ariyani.

Pandangan tersebut disampaikan dalam kunjungan Bawaslu Provinsi Bali bersama Bawaslu Kabupaten Buleleng ke Radio Nuansa Giri FM, Senin (18/5/2026). Dalam pertemuan itu, Ariyani hadir bersama Kordiv P2H Bawaslu Buleleng, Gede Ganesha, dan diterima oleh penyiar Radio Nuansa Giri FM, I Ketut Wiratmaja.

Interaksi yang terbangun dalam pertemuan tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara Bawaslu dan media sejatinya telah berlangsung. Gede Ganesha mengungkapkan, Bawaslu Buleleng selama ini kerap terlibat dalam dialog interaktif di Radio Nuansa Giri FM, baik pada masa tahapan maupun pasca-tahapan Pemilu, sebagai bagian dari upaya menyebarkan pengawasan partisipatif.

Sementara itu, I Ketut Wiratmaja menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut dan menyatakan kesiapan Radio Nuansa Giri FM untuk terus berkolaborasi dalam menyebarkan informasi yang tidak hanya informatif, tetapi juga edukatif bagi masyarakat.

Melalui penguatan kolaborasi ini, Bawaslu berharap penyebaran informasi pengawasan Pemilu tidak hanya semakin luas, tetapi juga semakin berkualitas, sehingga mampu mendorong keterlibatan publik dalam menjaga integritas demokrasi.

Penulis dan Foto : Humas Bawaslu Bali

Editor : Humas Bawaslu Bali

Tag
Bawasluberkolaborasi
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle