Bawaslu Bali Sasar Anak Panti, Tanamkan Demokrasi Sejak Dini
|
Klungkung, Bawaslu Bali - Bawaslu Bali menanamkan nilai-nilai demokrasi kepada anak-anak panti asuhan di Kabupaten Klungkung melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi yang dirangkaikan dengan program Bawaslu Peduli.
Kegiatan ini tidak hanya mengenalkan demokrasi sebagai konsep, tetapi juga menekankan kesetaraan hak setiap warga negara, termasuk bagi anak-anak yang tumbuh dalam keterbatasan.
Anggota Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, mengajak anak-anak untuk tetap optimistis dalam meraih masa depan. “Keterbatasan bukan akhir. Setiap orang punya peluang yang sama untuk berhasil,” ujarnya.
Sementara itu, Gede Sutrawan menekankan pentingnya kesadaran demokrasi sejak dini, khususnya bagi mereka yang mulai memasuki usia pemilih. Ia mengingatkan bahwa hak memilih dan dipilih merupakan bagian dari hak dasar warga negara yang perlu dipahami dan dipersiapkan.
Kegiatan ini berlangsung di Panti Asuhan Semara Putra pada Selasa (31/3/2026) dengan melibatkan 31 anak dari latar belakang beragam, mulai dari penyandang disabilitas, yatim piatu, hingga anak yang pernah mengalami kekerasan.
Pengelola panti, I Kadek Sukaria, menyampaikan bahwa tantangan ekonomi masih dirasakan sejak pandemi Covid-19, sehingga pengelolaan panti dilakukan secara mandiri dengan keterbatasan yang ada.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Bali menegaskan upaya mendekatkan demokrasi kepada masyarakat, sekaligus membangun kesadaran generasi muda sebagai bagian dari masa depan demokrasi Indonesia.
Foto dan Penulis : Humas Bawaslu Bali
Editor : Humas Bawaslu Bali