Belajar dari Alam, Sutrawan: Demokrasi Tidak Boleh Hanya untuk Diri Sendiri
|
Bangli, Bawaslu Bali — Demokrasi sejatinya tidak hanya dimaknai sebagai proses politik semata, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan keadilan yang memberi manfaat bagi semua. Nilai itu, menurut Sutrawan, dapat dipelajari dari alam, terutama dari tumbuhan yang tumbuh dan memberi hasil tanpa memilih siapa yang menikmatinya.
Hal tersebut disampaikan Sutrawan saat kegiatan penanaman pohon di kawasan Hutan Adat Linjong, Desa Tiga, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, Senin (16/3/2026).
Sutrawan mengatakan, tumbuhan memberikan pelajaran sederhana tentang makna pengabdian. Segala yang dihasilkan oleh tumbuhan dipersembahkan untuk seluruh makhluk hidup, bukan hanya untuk dirinya sendiri.
“Belajar dari tumbuhan, segala hasilnya dipersembahkan untuk semua makhluk. Demikian pula tujuan dari demokrasi, yaitu menghadirkan keadilan bagi semua,” ujar Sutrawan.
Ia menambahkan, dalam setiap penyelenggaraan pemilu terdapat penggunaan sumber daya alam yang tidak sedikit, termasuk penggunaan kertas dalam jumlah besar. Karena itu, menurutnya, masa non-tahapan pemilu perlu dimanfaatkan untuk melakukan langkah-langkah yang berkontribusi pada pelestarian lingkungan.
“Kita menyadari bahwa dalam pemilu banyak kertas yang digunakan. Maka di masa non-tahapan seperti sekarang, sudah saatnya kita juga menjaga alam, salah satunya melalui kegiatan menanam pohon,” katanya.
Sutrawan menegaskan bahwa nilai yang sama juga harus tercermin dalam praktik demokrasi. Seorang pemimpin, menurutnya, perlu belajar dari tumbuhan, bahwa apa pun yang dihasilkan tidak semata untuk kepentingan diri sendiri, melainkan untuk kemaslahatan yang lebih luas.
“Demokrasi harus dijaga sebagaimana kita menjaga alam. Karena keduanya adalah ruang kehidupan bersama yang manfaatnya harus dirasakan oleh semua,” ujarnya.
Selain Sutrawan, kegiatan penanaman pohon tersebut dihadiri oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten Bangli, Camat Susut, Bendesa Adat Linjong, serta komunitas masyarakat pokdarwis.
Penulis dan Foto : Bawaslu Bangli
Editor : Humas Bawaslu Bali