Lompat ke isi utama

Berita

Demokrasi Tak Cukup Dipilih, Harus Diawasi

Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani saat menjadi narasumber dalam Ngabuburit Pengawasan bertema “Pengawasan Partisipatif Masyarakat Buleleng dalam Membangun Demokrasi yang Berintegritas"

Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani saat menjadi narasumber dalam Ngabuburit Pengawasan bertema “Pengawasan Partisipatif Masyarakat Buleleng dalam Membangun Demokrasi yang Berintegritas"

Buleleng, Bawaslu Bali — Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, menegaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam menjaga kualitas demokrasi melalui pengawasan partisipatif. Di tengah dinamika politik yang semakin kompleks, ia menilai generasi muda tidak cukup hanya berperan sebagai pemilih, tetapi juga sebagai warga yang memiliki kesadaran untuk mengawasi jalannya proses demokrasi.

Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Ngabuburit Pengawasan bertema “Pengawasan Partisipatif Masyarakat Buleleng dalam Membangun Demokrasi yang Berintegritas” yang digelar Bawaslu Bali bersama Bawaslu Buleleng dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) serta Kohati Cabang Singaraja di Kantor Bawaslu Buleleng, Selasa (10/3/2026).

Ariyani menilai tantangan demokrasi saat ini tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pemilu secara prosedural, tetapi juga menyangkut bagaimana memastikan masyarakat tetap memiliki kesadaran kritis untuk mengawasi kekuasaan. Dalam konteks tersebut, peran generasi muda menjadi penting karena mereka merupakan kelompok yang memiliki energi, ruang ekspresi, sekaligus akses informasi yang luas.

“Demokrasi ke depan akan menghadapi dinamika yang semakin kompleks. Karena itu generasi muda tidak boleh hanya menjadi penonton. Mereka harus berani menyampaikan pandangan dan ikut terlibat dalam pengawasan, karena suara anak muda memiliki pengaruh besar dalam menentukan arah demokrasi ke depan,” ujar Ariyani.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan yang digelar di bulan Ramadan ini tidak sekadar menjadi forum diskusi, tetapi juga ruang refleksi untuk memperkuat kesadaran kolektif mengenai pentingnya pengawasan partisipatif.

Menurutnya, dalam setiap tahapan pemilu Bawaslu secara konsisten membuka ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi masyarakat dan kepemudaan untuk memperluas literasi kepemiluan di tengah masyarakat.

“Partisipasi masyarakat tidak selalu harus diwujudkan dalam bentuk tindakan besar. Hal-hal sederhana seperti membangun jejaring informasi dan menyebarkan kesadaran melalui media sosial juga dapat menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat budaya pengawasan demokrasi,” tambahnya.

Ketua Bawaslu Buleleng, I Kadek Carna Wirata, mengakui bahwa membangun kesadaran publik agar masyarakat terlibat dalam pengawasan pemilu bukanlah perkara mudah. Namun demikian, ia menegaskan bahwa pengawasan merupakan unsur penting dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Membangun komitmen publik untuk ikut mengawasi pemilu memang tidak mudah. Tetapi pengawasan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari proses demokrasi. Tanpa pengawasan publik, kualitas demokrasi akan sulit dijaga,” kata Carna.

Menurutnya, penguatan kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat perlu terus dilakukan. Ruang-ruang diskusi seperti Ngabuburit Pengawasan menjadi salah satu cara untuk mempertemukan gagasan sekaligus memperluas pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengawasan dalam menjaga integritas pemilu.

Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Singaraja, Didit Kurniadin, menilai momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat bagi generasi muda untuk memperkuat nilai kepemimpinan dan integritas. Ia menilai forum diskusi semacam ini penting untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap tanggung jawab menjaga demokrasi.

“Ramadan bukan hanya momentum spiritual, tetapi juga ruang refleksi bagi generasi muda untuk memperkuat nilai kepemimpinan, integritas, dan semangat kebersamaan. Diskusi seperti Ngabuburit Pengawasan menjadi penting untuk membahas isu-isu krusial demokrasi sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda dalam menjaganya,” pungkas Didit.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Bali

Editor: Humas Bawaslu Bali

Tag
Ngabuburitpengawasan
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle