Lompat ke isi utama

Berita

Efisiensi Tak Menghalangi Kinerja: Bawaslu Bali Dorong Penguatan SDM dan Tata Kelola di Jembrana

Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha saat monitoring SDM di Bawaslu Jembrana, Selasa (28/4/2026)

Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha saat monitoring SDM di Bawaslu Jembrana, Selasa (28/4/2026)

Jembrana, Bawaslu Bali — Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berbenah. Justru dalam keterbatasan, komitmen dan keseriusan menjadi faktor penentu dalam mewujudkan tata kelola kelembagaan yang lebih baik.

Penegasan tersebut disampaikan dalam kegiatan supervisi dan monitoring (monev) pembinaan sumber daya manusia (SDM) pengawas dan kesekretariatan, serta evaluasi laporan pertanggungjawaban keuangan dan Barang Milik Negara (BMN) Tahun 2026 di Bawaslu Kabupaten Jembrana, Selasa (28/4/2026).

Adinatha mengapresiasi jajaran kesekretariatan Bawaslu Jembrana yang dinilai mampu menjaga lingkungan kantor tetap asri, bersih, dan tertata dengan baik. Menurutnya, kondisi tersebut mencerminkan keseriusan internal dalam membangun etos kerja yang sehat, sekaligus menjadi fondasi penting bagi penguatan kelembagaan.

“Sekalipun dalam keadaan efisiensi, jika ada niat, kemauan, dan keseriusan, apa yang kita impikan dapat terwujud dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mendorong agar capaian tersebut tidak berhenti sebagai hasil sesaat, melainkan terus ditingkatkan secara berkelanjutan. Dalam kesempatan yang sama, Adinatha menyampaikan apresiasi atas dukungan Bawaslu Jembrana terhadap penguatan lembaga, serta memberikan ucapan selamat kepada para calon pegawai negeri sipil (CPNS) yang akan segera dilantik menjadi PNS. Ia mengingatkan bahwa status baru tersebut membawa tanggung jawab yang lebih besar untuk dijalankan dengan penuh integritas dan profesionalitas.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana, Made Widiastra, menyampaikan terima kasih atas arahan yang diberikan oleh tim monev, khususnya dalam mendorong pembenahan lingkungan kantor agar menjadi lebih asri dan nyaman sebagai ruang kerja.

Dari sisi teknis, Kepala Bagian Administrasi Bawaslu Bali menjelaskan bahwa monev kali ini mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari pengelolaan keuangan, BMN, SDM, hingga kearsipan. Tim melakukan pemeriksaan terhadap pagu anggaran, realisasi belanja, serta posisi kas tunai dan kas bank guna memastikan pertanggungjawaban berjalan sesuai rencana.

Dalam aspek BMN, evaluasi difokuskan pada pengelolaan dan pelaporan aset, termasuk identifikasi barang rusak yang belum terdokumentasi. Ketersediaan BMN yang masih terbatas dibandingkan jumlah pegawai juga menjadi catatan, dengan dorongan untuk melakukan pengadaan atau mengajukan hibah ke pemerintah daerah.

Penguatan SDM turut menjadi perhatian, khususnya dalam penataan data kepegawaian secara fisik maupun digital, termasuk pembaruan data pada sistem MyASN. Selain itu, kinerja pegawai melalui SKP, pelaksanaan WFO dan WFH, serta sistem kehadiran juga menjadi bagian dari evaluasi.

Di bidang kearsipan, meskipun belum terdapat petunjuk teknis terbaru, pengelolaan arsip tetap diharapkan berpedoman pada Keputusan Ketua Bawaslu RI Nomor 285/KA.01.00/K1/12/2025 tentang Pedoman Pengelolaan Arsip Dinamis.

Program internal seperti Jumat Sehati dan Jumpa Berlian juga turut dipantau sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja yang sehat dan kolaboratif.

Monev ini tidak sekadar menjadi agenda evaluatif, tetapi juga ruang refleksi bahwa penguatan kelembagaan pengawas pemilu bertumpu pada ketertiban internal yang konsisten. Dalam konteks ini, Bawaslu Jembrana menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan, melainkan titik uji bagi keseriusan dalam membangun integritas lembaga.

Foto : Nita

Penulis dan Editor : Humas Bawaslu Bali

Tag
Bawaslubali
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle