Lompat ke isi utama

Berita

Apel Kedua 2026, Bawaslu Bali: Pascapemilu Bukan Masa Jeda

Anggota Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma saat berikan arahan dalam Apel di Minggu kedua Tahun 2026.

Anggota Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma saat berikan arahan dalam Apel di Minggu kedua Tahun 2026.

Denpasar, Bawaslu Bali — Memasuki pekan kedua tahun 2026, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Bali kembali menegaskan arah kerja kelembagaan melalui Apel Pagi yang digelar pada Senin (12/1/2026).

Apel ini menjadi apel kedua di awal tahun, sekaligus momentum konsolidasi seluruh divisi dalam menata langkah pengawasan ke depan.

Seluruh divisi Bawaslu Bali telah menyusun rencana kegiatan yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan tugas rutin, tetapi juga pada upaya menjaga eksistensi lembaga di ruang publik. Bawaslu Bali menyadari bahwa pascapemilu bukanlah masa jeda, melainkan fase persiapan yang menentukan kualitas pengawasan di masa mendatang.

Anggota Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma, menekankan pentingnya menjaga kinerja lembaga agar tetap relevan dan dipercaya publik.

“Kita berharap Bawaslu Bali tetap eksis ke depan dengan cara yang paling sederhana namun paling penting, yakni menunjukkan kinerja. Eksistensi lembaga tidak dibangun dari retorika, tetapi dari kerja yang konsisten dan terukur,” ujar Wiratma.

Ia juga menyampaikan bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia menjadi perhatian serius Bawaslu Bali. Untuk itu, Bawaslu Bali akan melaksanakan kegiatan peningkatan sumber daya manusia sebagai bagian dari investasi jangka panjang kelembagaan.

Momentum ini, menurut Wiratma, menjadi ruang belajar yang penting, khususnya bagi para CPNS yang baru bergabung dan belum merasakan langsung dinamika tahapan Pemilu maupun Pilkada.

“Bagi teman-teman CPNS, ini adalah fase belajar. Ketika nanti tahapan pemilu dan pilkada dimulai, kita ingin seluruh komponen Bawaslu Bali, baik sumber daya manusia maupun sarana prasarana, benar-benar siap,” jelasnya.

Wiratma juga mengingatkan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk menurunkan kualitas kerja. Justru dalam kondisi tersebut, profesionalisme dan komitmen diuji.

“Dengan segala keterbatasan yang ada, kita tetap harus bekerja secara maksimal. Itu adalah bagian dari tanggung jawab kita sebagai pengawas pemilu,” tegasnya.

Melalui apel pagi ini, Bawaslu Bali meneguhkan komitmennya untuk terus membangun kesiapan kelembagaan sejak dini, memastikan bahwa ketika tahapan demokrasi kembali bergulir, pengawasan dapat berjalan dengan kuat, adaptif, dan berintegritas.

Selain Wiratma, kegiatan kali ini juga dihadiri oleh Anggota Bawaslu Bali lainnya, Gede Sutrawan

Penulis dan Foto:  Humas Bawaslu Bali

 

Tag
Bawaslu Bali
BawasluBali2026
toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle