Ariyani Tegaskan Politik Berdaulat dan Pemilu Bermartabat Adalah Tanggungjawab Bersama
|
Singaraja, Bawaslu Bali - Guna memberikan pendidikan politik kepada masyarakat. Pemerintah Kabupaten Buleleng gelar Fokus Group Discussion (FGD) yang mengambil tema Politik Berdaulat, Pemilu Bermartabat, Buleleng Kuat. FGD tersebut menghadirkan Narasumber Ketua Bawaslu Provinsi Bali Ketut Ariyani, Ketua KPU Provinsi Bali I Gusti Agung Gede Lidartawan, Akademisi Universitas Pendidikan Ganesha Prof. Sukadi dan Akemisi Universitas Panji Sakti Dr. I Gde Made Metera yang digelar di Banyualit Resort & Spa. Rabu, (21/06).
Ketut Ariyani pada paparannya menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam menciptakan Pemilu yang bermartabat, karena Pemilu bukan hanya milik Penyelenggara, tetapi secara sepenuhnya milik seluruh masyarakat. Sehingga untuk mewujudkan Politik yang berdaulat dan Pemilu yang bermartabat tidak bisa hanya dilakukan oleh Penyelenggara Pemilu. Perlu partisipasi aktif masyarakat menjadi peran utama.
"Untuk menciptakan Politik yang berdaulat, Pemilu Bermatabat tidak bisa hanya diciptakan oleh penyelenggara Pemilu tapi harus menjadi tanggung jawab bersama dan dilakukan oleh seluruh stakeholder yang ada," Ungkap Srikandi Bawaslu Bali asal buleleng tersebut.
Lebih lanjut Ariyani mengungkapkan bahwa fokus Bawaslu selain Pengawasan Tahapan Pemilu adalah dengan melakukan pencegahan untuk meminimalisir terjadinya potensi pelanggaran yang telah diidentifikasi. Metode pencegahan dilakukan dengan sosialisasi, koordinasi dan komunikasi dengan seluruh stakeholder yang terlibat, temasuk mendorong pengawasan partisipatif. Dirinya berharap dengan peran bersama, Pemilu di Buleleng yang menjadi barometer politik di Bali dapat berjalan dengan trepti, shanti dan jagadhita.
Nampak hadir dalam FGD yang dibuka oleh Pj. Bupati Buleleng yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Buleleng I Komang Kappa Tri Aryandono tersebut Ketua Bawaslu Buleleng Putu Sugi Ardana, Ketua KPU Buleleng Komang Dudhi Udiyana, Ketua DPRD Buleleng I Gede Supriatna, Forum Komunikasi Pimpinan Kabupaten Buleleng, Perwakilan OPD Seluruh Kabupaten Buleleng dan Camat Se-Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya Kappa Tri Aryandono mengatakan bahwa FGD dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman kesadaran politik dari masyarakat Buleleng. Agar Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024 berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada.
"Pemerintah berperan sebagai fasilitator untuk mendorong dan memastikan Pemilu dan Pemilihan berjalan dengan baik. Melalui Pemahaman dan Pendidikan Politik diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat Buleleng untuk menjadi pemilih yang cerdas." Ujarnya dihadapan peserta rapat yang terdiri dari Perwakilan Partai Politik Peserta Pemilu, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Kepemudaan, Organisasi Kemasiswaan dan Perwakilan Siswa-Siswi SMA/SMK Se-Buleleng.