Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bali Galakkan Pengawasan Partisipatif, Rancang Kolaborasi dengan Masyarakat

Bawaslu Bali Galakkan Pengawasan Partisipatif, Rancang Kolaborasi dengan Masyarakat

Denpasar, Bawaslu Bali – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bali terus mendorong penguatan pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat dalam setiap tahapan pemilu dan pemilihan. Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis guna meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengawasan proses demokrasi.

Dalam diskusi persiapan program kerja pengawasan partisipatif yang digelar di Kantor Bawaslu Bali pada Senin (17/3), Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam pengawasan pemilu/pemilihan.

"Kita menyadari bahwa Bawaslu memiliki keterbatasan personel dalam melakukan pengawasan. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat sangat diperlukan agar pengawasan terhadap pemilu/pemilihan dapat berjalan lebih optimal," ujar Ariyani.

Menurutnya, pengawasan partisipatif tidak hanya melibatkan instansi pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi juga harus menjangkau berbagai elemen masyarakat.

"Banyak pihak yang perlu dijajaki dalam pengawasan partisipatif ini. Selain bekerja sama dengan instansi terkait, Bawaslu juga harus turun langsung ke masyarakat, ke pasar, komunitas pekerja seni, petani, dan berbagai kelompok lainnya. Semua elemen ini harus kita libatkan dalam upaya mengawal proses demokrasi," jelasnya.

Melalui langkah ini, Bawaslu Bali berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya peran mereka dalam menjaga integritas pemilu/pemilihan. Pengawasan yang dilakukan secara kolektif diyakini dapat meminimalisir pelanggaran serta memastikan setiap tahapan pemilu/pemilihan berjalan transparan dan adil.

"Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu/pemilihan adalah kunci utama dalam menciptakan demokrasi yang lebih baik. Dengan semakin banyaknya partisipasi, kita bisa memastikan pemilu/pemilihan berjalan sesuai dengan prinsip kejujuran dan keadilan," pungkas Ariyani.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle