Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bali Gaungkan Kepedulian Lingkungan Lewat Lomba Kebersihan Kantor

Bawaslu Bali Gaungkan Kepedulian Lingkungan Lewat Lomba Kebersihan Kantor

Denpasar, Bawaslu Bali – Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, Bawaslu Provinsi Bali menggelar serangkaian perlombaan yang melibatkan Bawaslu kabupaten/kota se-Bali. Dari sekian agenda yang disiapkan, lomba kebersihan kantor menjadi salah satu kegiatan yang paling menonjol, bukan semata karena semarak perayaannya, tetapi juga karena pesan penting yang ingin disampaikan, menjaga lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak hanya dimaksudkan untuk meramaikan momentum kemerdekaan. Lebih dari itu, lomba kebersihan kantor disusun dengan mempertimbangkan isu lingkungan yang kian mendesak, terutama menyangkut pengelolaan sampah berbasis sumber sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Gubernur Bali. Menurutnya, kebersihan kantor bukan sekadar urusan estetika, tetapi juga mencerminkan kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung terwujudnya Bali yang bersih, hijau, indah, dan sehat.

“Hal ini penting untuk menumbuhkan kesadaran akan kebersihan dan kesehatan lingkungan kerja. Kantor kita harus menjadi teladan sebagai lingkungan yang bersih, hijau, indah, dan sehat,” ujarnya saat melakukan penilaian di Bawaslu Gianyar, Senin (11/8).

Penilaian lomba dilakukan dengan cermat. Tim yang terdiri dari jajaran pimpinan Bawaslu Provinsi Bali bersama kepala bagian turun langsung ke setiap Bawaslu kabupaten/kota. Ada sejumlah indikator yang menjadi tolok ukur, mulai dari kebersihan ruang kerja pimpinan dan staf, penataan dapur, kebersihan toilet, hingga kerapian arsip yang tersimpan. Tidak hanya itu, pengelolaan tempat pembuangan sampah berdasarkan jenisnya, pembatasan penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan kantor, dan penerapan pengelolaan sampah berbasis sumber juga masuk dalam kriteria penilaian. Sebagai sentuhan semangat kemerdekaan, pemasangan hiasan kantor untuk memperingati HUT RI turut menjadi aspek yang diperhatikan.

Suguna menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan kantor seharusnya tidak berhenti pada momen penilaian lomba semata. Menurutnya, budaya menjaga kebersihan harus dibangun sebagai kebiasaan sehari-hari yang melekat pada setiap pegawai, sehingga kantor tetap terjaga dalam kondisi terbaik, baik dari sisi kebersihan maupun kerapian.

“Bukan hanya saat ada penilaian, tapi setiap hari. Kebersihan dan pola kerja yang baik harus jadi budaya,” tegasnya.

Terakhir ia mengingatkan bahwa Bawaslu adalah lembaga publik yang keberadaannya menjadi milik bersama, sehingga tanggung jawab menjaganya tidak dapat dibebankan kepada segelintir orang saja. Kesadaran kolektif harus tumbuh dari setiap individu yang bekerja di dalamnya, sehingga tercipta rasa memiliki yang kuat.

“Melalui kegiatan ini, mari kita rawat lembaga ini bersama-sama, mulai dari meja kerja hingga halaman kantor, dengan penuh rasa tanggung jawab dan kebanggaan. Lingkungan kerja yang bersih dan tertata rapi bukan hanya mencerminkan disiplin kita, tetapi juga menjadi cermin wajah lembaga di mata masyarakat. Jika kita memberi contoh yang baik, masyarakat pun akan lebih mudah terinspirasi untuk melakukan hal yang sama,” tutupnya.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle