Bawaslu Bali Siapkan Pengawasan Melekat Terhadap Proses Persiapan Pemeriksaan Jasmani Cagub Bali.
|
Denpasar, Bawaslu Bali - Jelang tahapan pencalonan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, Bawaslu Bali lakukan pengawasan melekat di tiap tahapannya.
Anggota Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma yang saat itu melakukan pengawasan di rumah sakit Wangaya sebagai salah satu rumah sakit yang direkomendasikan oleh Dinas Kesehatan dalam pemeriksaan kesehatan calon Gubernur dan Wakik Gubernur menuturkan bahwa Bawaslu memiliki alat kerja tersendiri dalam melakukan pengawasan nantinya.
"Termasuk kesiapan dari rumah sakit, ketersediaan tim penilai seperti doktwr spesialis, kelengkapan dari alat di rumah sakit, itu juga masuk dalam indikator pengawasan kami," ujar Wiratma pada, Senin(12/8).
Lebih jauh dirinya menjelaskan bahwa ada sekitar 11 fokus pengawasan yang sudah dipetakan oleh Bawaslu dalam pemeriksaan jasmani dan rohani bagi calon pemimpin Bali nanti.
"Kami disini juga membawa 11 fokus pengawasan terhadap standar pemeriksaan jasmani dan rohani, termasuk kelengkapan serta Lab," pungkas Pria yang akrab disapa Dodo tersebut.
Disisi lain, Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali, I Gede John Darmawan mengatakan bahwa sebelum menetapkan Rumah Sakit tempat melakukan pemeriksaan fisik dan rohani, pihaknya harus melakukan proses survey terhadap persiapan kelayakan dan perangkat yg dibutuhkan untuk proses pemeriksaan.
Menganggapi yang disampaikan, Direktur Rumah Sakit Wangaya menuturkan bahwa pihaknya siap apabila memang Rumah Sakit Wangaya ditunjuk sebagai salah satu tempat pemeriksaan Gubernur dan Wakil Gubernur.
"Kami sudah membacanya, dan sepertinya seluruh fasilitas yang ditetapkan itu dimiliki oleh RS tipe A, sedangkan Wangaya sendiri tipe B, tapi ketika kami memang dipercaya, maka kami akan menyiapkannya, bisa gunakan ruang VIP," pungkasnya.