Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Bali Tingkatkan Kapasitas Kehumasan untuk Penguatan Penyebaran Informasi

Bawaslu Bali Tingkatkan Kapasitas Kehumasan untuk Penguatan Penyebaran Informasi

Badung, Bawaslu Bali - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali terus meningkatkan kapasitas kehumasan guna memperkuat transparansi dan partisipasi publik dalam pengawasan pemilu maupun Pemilihan mendatang. Dalam sebuah pelatihan yang digelar di kawasan Kuta, sejumlah Pengelola kehumasan dari berbagai Bawaslu Kabupaten/Kota mengikuti serangkaian sesi peningkatan kapasitas yang diberikan oleh narasumber yang berkompeten.

 

Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, menekankan bahwa kehumasan memiliki peran penting dalam menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi. "Kami ingin memastikan bahwa setiap informasi terkait pengawasan proses elektoral dapat tersampaikan secara akurat, cepat, dan transparan kepada masyarakat. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas kehumasan menjadi kebutuhan yang mendesak yang harus kita lakukan kali ini," ujarnya pada Rabu (5/2).

 

Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, termasuk pakar komunikasi media masa, jurnalis senior, serta pakar photografi dan videografi. Materi yang disampaikan mencakup strategi penulisan berita yang menarik, pengelolaan krisis komunikasi, fotografii dan videografi, serta optimalisasi media sosial untuk menyebarkan informasi pengawasan pemilu secara efektif.

 

Selain itu, peserta juga diberikan simulasi dalam menghadapi pertanyaan dari media serta teknik dalam menyampaikan pesan dengan jelas dan persuasif. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan staf kehumasan Bawaslu dalam menangani isu-isu yang berkembang di masyarakat, terutama terkait dengan pelanggaran pemilu.

 

Dengan adanya pelatihan ini, Ariyani optimis bahwa kualitas komunikasi publik yang mereka miliki akan semakin baik, sehingga dapat menciptakan ekosistem pemilu yang lebih transparan dan partisipatif. "Kami berharap masyarakat dapat lebih memahami peran Bawaslu dan turut serta dalam mengawal jalannya pemilu yang jujur dan adil," tambah Ariyani.

 

Ke depan, Bawaslu Bali berencana untuk terus mengembangkan program serupa dengan menggandeng lebih banyak pihak, termasuk media lokal dan komunitas digital, guna memastikan bahwa pengawasan pemilu di Bali semakin kuat dan demokratis.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle