Bimtek Siwaslih: Bawaslu Bali Dorong Pengawasan Pemilihan Berbasis Teknologi
|
Klungkung, Bawaslu Bali – Anggota Bawaslu Bali, Ketut Ariyani, menegaskan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengawasan Pemilihan tahun 2024. Dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) yang diselenggarakan Bawaslu Klungkung pada Jumat (11/10), Ariyani memaparkan bahwa Bawaslu telah membuat terobosan melalui Sistem Pengawasan Pemilihan (Siwaslih). Sistem ini diharapkan mampu mempercepat proses pengawasan masa tenang, pemungutan, penghitungan, serta penetapan hasil Pemilihan.
"Dengan semakin berkembangnya teknologi dan kebutuhan informasi yang cepat, Bawaslu harus mengikuti perubahan ini. Siwaslih hadir untuk memastikan pengawasan Pemilihan berjalan efektif dan efisien," ujar Ariyani saat memberikan arahan sebelum pelaksanaan Bimtek kepada Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Klungkung di Kantor Bawaslu Klungkung.
Ariyani menjelaskan bahwa Siwaslih memudahkan para pengawas dalam melaporkan hasil pengawasan secara daring dan berjenjang. "Pengawasan melalui Siwaslih memungkinkan laporan pengawasan masa tenang, penghitungan suara hingga rekapitulasi hasil penghitungan suara secara cepat dan akurat," tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa Siwaslih dirancang untuk memaksimalkan penyajian data dan informasi guna mendukung pengambilan keputusan pengawas Pemilu. Selain itu, sistem ini mampu memenuhi kebutuhan pelaporan yang lebih responsif terhadap situasi terkini.
Ketua Bawaslu Klungkung, I Komang Supardika, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelaksanaan Bimtek tersebut merupakan instruksi dari Bawaslu Provinsi Bali. "Kami diperintahkan untuk mengadakan Bimtek Siwaslih agar Panwaslu Kecamatan lebih siap dalam menjalankan tugas pengawasan tanpa ada hambatan ke depannya," jelas Supardika.
Ia menambahkan bahwa masih ada waktu yang cukup untuk mempelajari seluruh fitur dalam Siwaslih dan berkoordinasi jika terdapat kesulitan dalam penggunaannya. "Tujuan utama dari sistem ini adalah agar pengawas dapat melaporkan segala kejadian dalam waktu yang cepat dan tepat," katanya.
Sementara itu, Anggota Bawaslu Klungkung, Sang Ayu Mudiasih, menyampaikan bahwa fitur-fitur yang ada di Siwaslih tidak jauh berbeda dengan Sistem Pengawasan Pemilu sebelumnya, Siwaslu. "Kami harap teman-teman Panwaslu bisa benar-benar memahami Siwaslih sehingga nantinya bisa memberikan pelatihan kepada jajaran di bawahnya," ungkapnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh Kabag Pengawasan dan Humas Bawaslu Bali, Luh Supri Cahayani, Anggota Bawaslu Klungkung Ida Ayu Ari Widhiyanthy, Koordinator Sekretariat Bawaslu Klungkung Ni Made Rusmini, serta pimpinan dan staf Panwaslucam se-Kabupaten Klungkung.
Dengan adanya Siwaslih, Bawaslu diharapkan dapat melakukan pengawasan Pemilu yang lebih modern dan responsif terhadap perkembangan teknologi, memastikan transparansi dan akurasi dalam setiap tahapan Pemilihan.