Hadiri Harsiarnas, Suguna : Siaran Berkualitas Fondasi Demokrasi Cerdas
|
Denpasar, Bawaslu Bali — Ketua Bawaslu Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, menegaskan pentingnya peran lembaga penyiaran dalam membangun literasi politik masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian dari upaya menuju Pemilu yang lebih cerdas dan berintegritas. Hal tersebut disampaikan dalam menghadiri kegiatan peringatan Hari Penyiaran Nasional (Harsiarnas) ke-92 yang diselenggarakan oleh KPID Bali, Selasa (15/4).
Acara yang turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta, para rektor perguruan tinggi, pelajar SMA, dan mahasiswa ini mengusung tema “Siaran Berkualitas Wujudkan Indonesia Emas”. Dalam momentum tersebut, Suguna menyampaikan pandangannya bahwa kualitas siaran memiliki dampak langsung terhadap kualitas demokrasi.
“Bawaslu Bali memandang lembaga penyiaran sebagai mitra strategis dalam membangun budaya politik yang sehat. Siaran yang informatif, edukatif, dan netral adalah fondasi bagi tumbuhnya kesadaran politik warga,” ujar Suguna saat ditemui selepas acara.
Menurutnya, media penyiaran memiliki kekuatan membentuk opini publik, sehingga tanggung jawab moral penyiaran harus diarahkan untuk memperkuat nilai-nilai demokrasi dan menumbuhkan sikap kritis, terutama menjelang Pemilu dan Pilkada Tahun 2029. Ia menambahkan bahwa penyiaran tidak bisa hanya menjadi hiburan, tapi juga instrumen pencerdasan bangsa.
Bawaslu Bali juga mendukung penuh program-program sinergis seperti lomba video edukatif bertema lingkungan yang digaungkan dalam peringatan Harsiarnas. Suguna menilai bahwa pendekatan kreatif seperti ini menjadi jalan masuk yang efektif untuk membangun kesadaran politik dan sosial di kalangan generasi muda.
“Kami melihat pentingnya mengintegrasikan pesan kepemiluan, termasuk soal pengawasan partisipatif dan netralitas ASN, dalam narasi penyiaran yang relevan dan mudah dipahami masyarakat,” pungkasnya.