Hadiri Rapat SIP-POL Bawaslu Bali Siap Dilibatkan Pendidikan Politik Oleh Parpol Untuk Mengawal Demokrasi
|
Denpasar, Bawaslu Bali – Bawaslu Provinsi Bali menghadiri rapat pembahasan inovasi Sinergitas Pelaksanaan Pendidikan Politik (SIP-POL) yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali di ruang rapat Kesbangpol, Selasa (9/9).
Kegiatan ini diikuti oleh Bawaslu Bali, KPU Bali, dan perwakilan partai politik. Dalam sambutannya, Kepala Bidang Politik Dalam Negeri Badan Kesbangpol Provinsi Bali, I Made Artanegara, menekankan pentingnya pemanfaatan Bantuan Keuangan Partai Politik (Banpol) dari pemerintah daerah untuk kegiatan pendidikan politik.
“Kesbangpol mengajak partai politik aktif melakukan sosialisasi yang melibatkan penyelenggara maupun pemerintah daerah. Dari enam partai politik yang hadir, hampir 85 persen Banpol dialokasikan untuk pendidikan partai,” ungkap Suralaga
Menyambut pernyataan tersebut, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Bali, Gede Sutrawan menyambut baik usulan Kesbangpol tersebut. Menurutnya, keterlibatan Bawaslu dalam pendidikan politik yang digagas partai politik sejalan dengan tugas Bawaslu sebagai pengawal demokrasi.
“Bawaslu menyambut baik jika dilibatkan berkontribusi dalam pendidikan politik oleh parpol karena bagian dari tugas Bawaslu adalah mengawal demokrasi,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa Bawaslu siap hadir di berbagai ruang, formal maupun nonformal, untuk memperkuat pendidikan politik masyarakat.
“Tidak hanya di hotel, lesehan di kebun pun Bawaslu siap hadir memberikan pendidikan politik untuk memperkuat demokrasi yang menuntut tiada jarak antara pemimpin dengan konstituennya,” ujarnya.
Melalui forum ini, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, dan partai politik dapat semakin memperluas jangkauan pendidikan politik, sehingga tercipta demokrasi yang sehat, partisipatif, dan berintegritas.