Lompat ke isi utama

Berita

Ketua Bawaslu Bali Hadiri Pelantikan Pengurus Kwarda Bali Masa Bakti 2024–2029

Ketua Bawaslu Bali Hadiri Pelantikan Pengurus Kwarda Bali Masa Bakti 2024–2029

Denpasar, Bawaslu Bali — Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, menghadiri pelantikan Pengurus Majelis Pembimbing Daerah, Kwartir Daerah, Lembaga Pemeriksa Keuangan, serta Badan Kelengkapan Gerakan Pramuka Bali untuk masa bakti 2024–2029. Pelantikan digelar pada Sabtu (18/5/2025) di Denpasar, dalam suasana yang penuh semangat pengabdian dan kebersamaan.

 

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan organisasi kepanduan di Bali, sekaligus menunjukkan komitmen kuat Gerakan Pramuka dalam berkontribusi terhadap pembangunan karakter bangsa, khususnya di kalangan generasi muda. Bagi Bawaslu Bali, momen ini juga menjadi ruang refleksi atas sinergi yang pernah terjalin dengan Pramuka dalam menjaga kualitas demokrasi.

 

Ditemui selepas menghadiri acara, Ketua Bawaslu Bali, I Putu Agus Tirta Suguna, menyampaikan apresiasi dan selamat atas pelantikan kepengurusan baru dan menegaskan bahwa kolaborasi antara Gerakan Pramuka dan Bawaslu harus terus dilanjutkan. Ia menilai Pramuka sebagai mitra strategis dalam menciptakan ruang-ruang edukatif dan pengawasan partisipatif, terutama dalam oenanaman nilai - nilai Demokrasi.

 

“Gerakan Pramuka tidak hanya membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menjaga etika dan kedamaian kontestasi politik. Bawaslu Bali melihat ini sebagai kekuatan moral yang perlu terus dirawat melalui kerja sama lintas organisasi,” ujar Suguna.

 

Sebelumnya, Bawaslu Bali bersama Gerakan Pramuka Kwarda Bali telah melakukan berbagai program kolaboratif, termasuk pendidikan pengawasan pemilu berbasis komunitas pada pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 lalu. Kegiatan tersebut mendapat respons positif dan terbukti mampu meningkatkan kesadaran politik kalangan muda.

 

Suguna menambahkan, keterlibatan aktif pemuda dalam pengawasan pemilu merupakan kunci bagi demokrasi yang sehat. Oleh karena itu, Bawaslu Bali terus mendorong pendekatan partisipatif yang melibatkan organisasi kepemudaan, termasuk Pramuka, sebagai garda depan dalam menjaga keadilan pemilu.

 

“Demokrasi bukan hanya milik elit politik, tetapi milik seluruh rakyat, termasuk anak-anak muda. Dengan semangat kepramukaan yang menekankan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan disiplin, kita bisa membangun pemilu yang bermartabat dan inklusif,” ucapnya.

 

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal dari babak baru yang lebih solid bagi Gerakan Pramuka Bali dalam mendukung pembangunan karakter bangsa dan memperluas kontribusi mereka dalam kehidupan sosial-politik yang berintegritas.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle