Lompat ke isi utama

Berita

Lebarkan Sayap Pengawasan, Jajaran Bawaslu Siap Bangun Kerja Sama Dengan MDA Kabupaten/Kota

Lebarkan Sayap Pengawasan, Jajaran Bawaslu Siap Bangun Kerja Sama Dengan MDA Kabupaten/Kota

Denpasar, Bawaslu Bali
Setelah merilis Program Gema Siwa Puja (Gerakan Masyarakat Adat Terkoordinasi Awasi Pemilu dan Jaga Pilkada) pekan lalu, kini Bawaslu Bali siapkan jajaran di tingkat Kabupaten/Kota untuk melaksanakan Perjanjian Kerja Sama dengan Majelis Desa Adat di tingkat Kabupaten/Kota, Kamis (16/9).
Tampak hadir dalam acara tersebut, Ketua, Ketut Ariyani dan Anggota Bawaslu Provinsi Bali, I Wayan Widyardana Putra, I Ketut Sunadra,  I Ketut Rudia, dan Kepala Bagian Bawaslu Provinsi Bali, I Made Aji Swardhana, I Wayan Rissiko, dan Luh Supri Cahayani, serta Ketua dan Kordinator Divisi Pengawasan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali.
Dalam sambutannya, Ariyani menyampaikan maksud dari rapat kali ini merupakan tindak lanjut dari peluncuran Program Gema Siwa Puja. Bagaimana pihaknya menggandeng Desa Adat untuk turut serta mengawasi pemilu yang akan terselenggara di tahun 2024 nanti. 
“Seperti wacana saat pelaunchingan Gema Siwa Puja, tentu kita juga akan melakukan perjanjian kerjasama dengan MDA di tingkat kabupaten/Kota. Hal ini dilakukan untuk menguatkan fungsi pengawasan Bawaslu,” papar Ariyani.
Senada dengan Ariyani, Rudia juga menambahkan bahwa perjanjian kerja sama dengan MDA ini bisa menjadi salah satu landasan dalam hal Bawaslu melakukan sosialisasi yang melibatkan Desa Adat. Perjanian Kerja Sama ini merupakan langkah awal Bawaslu dalam mempersiapkan Pemilu di tahun 2024 nanti.
“Perjanjian Kerja Sama kita dengan MDA ini merupakan langkah awal kita dalam mempersiapkan pengawasan pemilu di tahun 2024 mendatang. PKS ini juga bisa menjadi landasan kita melakukan sosialisasi yang melibatkan Desa Adat,” ujar Kordiv HDI Bawaslu Bali tersebut.
Di sisi lain, Widy yang tergabung secara daring sangat berharap dengan program Gema Siwa Puja dan Kerjasama dengan Majelis Desa Adat dapat menjadi trigger akan pentingnya mengawasi perhelatan pemilu.
“Kita sangat berharap Program Gema Siwa Puja dan Perjanjian Kerja Sama ini mampu menjadi trigger kesadaran dari masyarakat untuk turut mengawasi, mengawasi dari hati nurani, bukan hanya ceremonial, tapi substansi di lapanganlah yang penting,” harap Widy
Sejalan dengan Widy, Sunadra yang juga terhubung secara daring menuturkan,  mengawasi dengan kesadaran masyarakat itu sendiri merupakan tujuan program ini. Jangan sampai ada seorang Bendesa yang hanya membolehkan satu pasangan calon melakukan kampanye di wilayahnya.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle