Melalui Rapat Pengelolaan Kearsipan, Rissiko Berharap Arsip Bawaslu Semakin Tertata
|
Jembrana, Bawaslu Bali - Di setiap lembaga kearsipan sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan administrasi, hal itu karena arsip merupakan suatu pusat ingatan bagi setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh sebuah lembaga. Dalam rangka mewujudkan tertib administrasi kearsipan, Bawaslu Kabupaten Jembrana hari ini, Rabu (8/12), menggelar rapat pengelolaan kearsipan bertempat di kantor sekretariat Bawaslu Kabupaten Jembrana.
Rapat Pengelolaan Kearsipan tersebut dihadiri Kabag Administrasi Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Rissiko, S.Sos didampingi Ketua dan Anggota Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan, I Nyoman Westra, Ni Made Wartini, diikuti Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Jembrana Ida Ayu Made Dharma Yanti Putra SH, Koordinator Sekretariat Bawaslu Jembrana Ana Maulidah Awaliyah, Bendahara Pembantu Pengeluaran I Nengah Muliartana, serta staf pelaksana Bawaslu Kabupaten Jembrana.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jembrana Ida Ayu Made Dharma Yanti Putra SH yang hadir menjadi narasumber dalam rapat tersebut memberikan beberapa arahan mengenai arsip di suatu lembaga, arsip bisa digolongkan menjadi beberapa kategori, bisa dikategorikan kearsipan rumah tangga dan kearsipan kantor. Kearsipan rumah tangga contohnya seperti Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Akte Tanah, kalau Kearsipan Kantor contohnya seperti surat undangan, daftar hadir serta dokumentasi kegiatan.
“Harapan saya kepada Bawaslu yang merupakan lembaga baru, agar dari sekarang sudah mulai berbenah terhadap arsip. Kearsipan di suatu Kelembagaan hal yang sangat penting,” ujar Yanti.
Di kesempatan yang sama Kabag Administrasi Bawaslu Provinsi Bali I Wayan Rissiko menerangkan bahwa dalam penataan kearsipan di lingkungan Bawaslu Provinsi dan Bawaslu Kabupaten/Kota saat ini masih belum bisa dikatakan baik, dilihat dari segi anggaran maupun dari segi sumber daya manusia (SDM).
"Mudah mudahan melalui pertemuan hari ini menjadi langkah awal untuk berbenah terkait kearsipan Bawaslu Kabupaten/Kota di seluruh Provinsi Bali khususnya Bawaslu Kabupaten Jembrana, disisi lain mengenai Pengelolaan Kearsipan saya berharap kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jembrana agar kedepannya diberikan bimbingan dan arahan terhadap Pengelolaan Kearsipan," harap pria berkaca mata tersebut.
Sementara itu Ketua Bawaslu Jembrana Pande Made Ady Muliawan diakhir rapat mengungkapkan, bahwa arsip di lingkungan Bawaslu Jembrana masih dirasa kurang baik serta minimnya sumber daya manusia (SDM) terkait pengelolaan kearsipan.
"Untuk mengatasi terjadinya kekeliruan memilah arsip di masing-masing divisi, saya berikan mandat kepada setiap divisi untuk memilah arsip kegiatan di setiap divisi," tegas pria berlatar belakang pendidikan Teknik Mesin tersebut.