Lompat ke isi utama

Berita

Pagi di Singaraja, Ketika Semangat Pengawasan Menyatu dengan Gerakan Rakyat

Pagi di Singaraja, Ketika Semangat Pengawasan Menyatu dengan Gerakan Rakyat

Buleleng, Bawaslu Bali – Singaraja belum sepenuhnya terjaga, namun langkah-langkah kecil sudah terdengar menggema di Jalan Ngurah Rai, Minggu pagi itu (25/5/2025). Udara masih segar, matahari masih malu-malu. Tapi semangat warga Buleleng tak menunggu terang untuk menyala.

Ratusan orang dari berbagai penjuru Bali Utara itu datang bukan hanya untuk berolahraga, melainkan untuk terlibat dalam sebuah gerakan yang lebih besar: gerakan menjaga demokrasi. Semangat gotong royong dan partisipasi rakyat tampak hidup dalam kegiatan Senam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif yang digagas oleh Bawaslu Bali dan Bawaslu Buleleng, bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Buleleng.

Ketut Ariyani, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas Bawaslu Bali, mengingatkan bahwa demokrasi tak hanya soal mencoblos di TPS, tetapi tentang kesadaran kolektif yang tumbuh dalam kehidupan sehari-hari.

"Pengawasan partisipatif dimulai dari tubuh yang sehat. Kalau raga bugar, pikiran pun jernih, dan kita jadi lebih peka terhadap potensi pelanggaran di sekitar," tegas Ariyani sebelum memulai senam.

Ia juga menekankan bahwa memahami proses demokrasi sejak dini adalah bentuk kecintaan terhadap tanah air. Mulai dari tahapan pencalonan, kampanye, hingga penghitungan suara—semua itu perlu diawasi bersama, bukan hanya oleh penyelenggara, tetapi juga oleh rakyat.

"Kita tidak boleh hanya hadir saat pencoblosan. Demokrasi hidup di antara kita—dalam obrolan, dalam pengawasan, dalam keberanian untuk peduli," tambahnya.

Sementara Kepala Kesbangpol Buleleng, Komang Kappa Tri Aryandono, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Bawaslu yang mampu membumikan semangat pengawasan Pemilu ke tengah masyarakat, bahkan di luar masa tahapan pemilu.

"Ini langkah yang kreatif dan membumi. Demokrasi harus dijaga oleh semua elemen, dan hari ini kita melihat buktinya: masyarakat terlibat, bergerak, dan sadar peran," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua Bawaslu Buleleng I Kadek Carna Wirata beserta anggotanya, Gede Ganesha dan I Ketut Adi Setiawan, yang menyapa langsung warga dan membagikan semangat pengawasan.

Acara semakin meriah dengan pembagian doorprize sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga. Gelak tawa, semangat, dan keringat pagi hari itu bukan hanya tanda hidup sehat, tetapi juga tanda hidupnya demokrasi.

toast

Media Sosial

news

Lokasi Bawaslu Provinsi

tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle
tanya

Konsultasi
Hukum Kepemiluan

Tanyakan right-circle