Pelantikan PTPS se-Badung: Bawaslu Bali Tekankan Inovasi dan Ketelitian dalam Melakukan Pengawasan
|
Mangupura, Bawaslu Bali - Bawaslu Bali mendorong pengawas TPS (PTPS) yang baru dilantik untuk berinovasi dalam mengawasi pelaksanaan pemilihan namun dengan tetap berpegang pada aturan. Hal ini disampaikan Anggota Bawaslu Bali, Gede Sutrawan, saat memberikan pembekalan dalam acara pengambilan sumpah/janji dan pelantikan PTPS se-Kabupaten Badung, Minggu (3/11), di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung.
“Seorang pengawas harus berani mengambil terobosan, tapi tetap dalam koridor regulasi. Ini penting untuk memperkuat pola pengawasan yang kita lakukan,” ujar Sutrawan. Ia mencontohkan salah satu terobosan yang bisa dilakukan adalah dengan memanfaatkan teknologi informasi.
“Bawaslu RI telah menyediakan sebuah aplikasi jarimuawasipemilu, jika bapak/ibu menemukan informasi yang tidak benar, silakan cek di aplikasi tersebut, lalu masukkan judul artikel untuk cek fakta apakah itu benar atau hoaks,” jelasnya.
Sutrawan juga mengingatkan pentingnya dokumentasi yang akurat dalam melakukan tugas pengawasan. “Setiap foto harus jelas siapa yang mengambil, di mana, dan kapan diambil, lengkap dengan jam, tanggal, bulan, dan tahun,” tambahnya.
Selain itu, Sutrawan menekankan agar setiap pengawas mengenal pasangan calon (paslon) yang akan diawasi. “Kalau pengawas tidak tahu siapa paslon yang diawasi, bagaimana bisa menjalankan tugasnya?” tegasnya.
Lebih lanjut, Gede Sutrawan juga meminta agar pada saat pemungutan suara nanti, para pengawas memperhatikan detail, seperti kelengkapan dokumentasi C pleno dan C salinan, selain itu sebagai pengawas TPS, penting untuk memahami mana suara yang sah dan tidak sah, serta apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan di TPS.
“Setiap pengawasan wajib dibuatkan laporan di Formulir A dan harus ditandatangani. Formulir ini akan jadi senjata kita kalau ada gugatan,” ujarnya.
Di tempat yang sama, Ketua Bawaslu Kabupaten Badung, I Putu Hery Indrawan, menyampaikan bahwa PTPS terpilih adalah orang-orang terbaik yang telah melalui seleksi ketat. Ia berharap agar mereka menjalankan tugas dengan amanah, integritas, dan profesionalisme. “Bapak dan ibu adalah yang terbaik untuk menjaga Badung. Mari syukuri amanah ini dan laksanakan dengan baik,” ucap Hery.
Plt. Bupati Badung, I Ketut Suiasa, yang turut hadir, menambahkan bahwa tugas PTPS adalah bagian dari amanah menjaga demokrasi. “Ini adalah momen bagi kita untuk mengamalkan Pancasila dan membuktikan bahwa demokrasi yang murni lahir dari penyelenggara yang bersih. Saya berharap bapak dan ibu bekerja dengan jujur, netral, dan profesional,” pesannya.
Sebagai informasi, Acara pengambilan sumpah/janji dan pelantikan PTPS se-Kabupaten Badung ini, sebanyak 761 orang yang terdiri dari 406 laki-laki, dan 355 perempuan. Adapun jumlah PTPS se-Kabupatan Badung, yakni Kecamatan Abiansemal 144 PTPS, Kecamatan Kuta (78 PTPS), Kecamatan Kuta Selatan (162 PTPS), Kecamatan Kuta Utara (129 PTPS), Kecamatan Mengwi (195 PTPS), dan Kecamatan Petang (53 PTPS) sehingga total 761 PTPS.
Satu TPS nantinya akan diawasi 1 orang PTPS. Uniknya, terdapat 5 desa/kelurahan adalah perempuan. Desa tersebut, yakni Desa Penarungan, Mengwi; Desa Tibubeneng, Kuta Utara; Kelurahan Benoa, Kuta Selatan; Desa Sulangai, Petang, serta Desa Selat, Abiansemal.