RAKOR STAKEHOLDERS PERSIAPAN PEMILIHAN GUBERNUR DAN WAKIL GUBERNUR PROVINSI BALI TAHUN 2018
|
Bawaslu Provinsi Bali, 14 s.d 15 Juni 2017 melaksanakan Rapat Koordinasi Stakeholders Persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali Tahun 2018 di Harris Hotel & Residences Sunset Road Bali dengan undangan peserta hampir sebanyak 100 orang dari unsur stakeholders se-Provinsi Bali. Diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk memberdayakan fungsi dan tugas kelembagaan di masing-masing mitra kerja/stakeholders dalam rangka persiapan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali Tahun 2018 sehingga akan tercipta pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali Tahun 2018 yang ber azas luber dan jurdil serta berintegritas. Adapun pembahasan pada rakor ini adalah pemecahan setiap permasalahan dalam pemilihan kepala daerah serta membangun komitmen bersama dalam penyelenggaraan pilkada yang berintegritas dan dipercaya publik.
Ketua Bawaslu RI Abhan dalam sambutannya mengatakan, sukses tidaknya pelaksanaan Pilkada dipengaruhi setidaknya tiga komponen penting yaitu penyelenggara Pemilu (KPU dan Bawaslu), Pemerintah Daerah (Pemda), dan masyarakat itu sendiri. Menurutnya, masyarakat punya peranan yang besar untuk menentukan nasib provinsi ke depan karena masyarakatlah yang mempunyai hak pilih dan menentukan siapa pemimpinnya. “Pemilu berintegritas dan damai ditentukan oleh masyarakat itu sendiri," imbuhnya. Abhan berharap, masyarakat Bali siap untuk menyukseskan Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur serta Pilkada di Kabupaten Klungkung dan Kabupaten Gianyar dengan bermatabat dan damai. Sehingga akan terpilih kepala daerah yang bisa membawa kesejahteraan bagi daerahnya. “Pemilu adalah sebuah sarana tetapi tujuan akhir dari Pemilu itu adalah kesejahteraan masyarakat itu sendiri dan tegaknya keadilan bagi masyarakat," katanya.
Disinggung mengenai kesiapan Pemda Provinsi Bali dalam kesiapan anggaran Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali Tahun 2018 dirinya optimis bahwa Pilkada Tahun 2018 di Bali Bakal berjalan sesuai dengan waktunya. "Kami yakin Pemda Bali sudah paham dengan apa yang harus dilakukan untuk menyukseskan Pilkada di Provinsi Bali. Harapan kami, Pemda Provinsi Bali bisa memfasilitasi apa yang kami butuhkan," ujar Abhan.
Terakhir, Abhan juga mengapresiasi Bawaslu Provinsi Bali yang sejak dini menggelar kegiatan Rapat Koordinasi Stakeholders Persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Bali Tahun 2018. Menurutnya, rakor stakeholders dapat mengantisipasi hal-hal negatif yang seharusnya tidak perlu terjadi. “Semoga ini menjadi langkah awal yang baik bagi kami untuk bisa mengawal proses demokrasi dengan sebaik-baiknya," pungkasnya.
untuk menggali permasalahan dan solusi permasalahan dalam pemilihan kepala daerah, peserta dibagi menjadi dua Kelompok yang berbeda, dimana pembagian didasarkan pada masing-masing instansi yang berwenang untuk menyikapi seperti permasalahan anggaran, sarana dan prasarana dalam pilkada di masukkan di Kelompok A, dan permasalahan teknis pengawasan di tahapan pilkada ada di Kelompok B.