Suguna Dorong Bawaslu Kabupaten/Kota Perkuat SDM dan Tata Kelola Anggaran
|
Jembrana, Bawaslu Bali – Penguatan kelembagaan tidak cukup hanya diukur dari keberhasilan menjalankan tahapan pemilu. Kemampuan mempertanggungjawabkan anggaran, menjaga integritas, serta membangun sumber daya manusia yang kuat menjadi bagian penting untuk memastikan kerja pengawasan tetap berjalan secara profesional.
Ketua Bawaslu Bali I Putu Agus Tirta Suguna mengatakan, capaian Bawaslu Jembrana dalam pelaksanaan Pemilu dan Pilkada patut diapresiasi. Menurut dia, penyelenggaraan tahapan di Jembrana dapat berjalan dengan baik, tanpa adanya sengketa yang berlanjut hingga Mahkamah Konstitusi maupun laporan ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
“Ini menunjukkan bagaimana integritas dan kebersamaan kita dijaga. Tidak hanya tahapan yang berjalan, tetapi juga bagaimana lembaga mampu mempertanggungjawabkan seluruh prosesnya,” ujar Suguna dalam rapat monitoring dan evaluasi di Bawaslu Jembrana.
Suguna juga mengapresiasi pengelolaan administrasi dan keuangan Bawaslu Jembrana. Ia menilai, capaian tersebut perlu dipertahankan sekaligus menjadi pijakan untuk memperkuat kelembagaan di tengah keterbatasan sumber daya dan kebijakan efisiensi anggaran.
Menurut Suguna, kondisi tersebut justru harus menjadi momentum untuk membangun lembaga yang lebih kuat. Salah satunya melalui penguatan sumber daya manusia, termasuk memberikan ruang bagi pegawai negeri sipil yang diperbantukan untuk menentukan pilihan menjadi organik Bawaslu atau kembali ke pemerintah daerah.
Selain itu, Bawaslu Bali terus mendorong penguatan struktur kelembagaan Bawaslu kabupaten/kota, termasuk percepatan menjadi unit kerja mandiri (UKM) dan satuan kerja. Suguna menilai, penguatan status kelembagaan akan berpengaruh terhadap kemandirian sekaligus efektivitas kerja pengawasan di daerah.
Dorongan tersebut mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Jembrana. Perwakilan Kesbangpol Jembrana menilai pelaksanaan Pilkada oleh Bawaslu Jembrana telah berjalan lancar. Kesbangpol juga mengapresiasi langkah Bawaslu Jembrana yang mengembalikan sisa anggaran serta mendorong agar serapan anggaran terus dimonitor dan dievaluasi.
Kesbangpol juga sejalan dengan pandangan Suguna mengenai pentingnya percepatan penguatan kelembagaan Bawaslu kabupaten/kota. Dukungan tersebut menunjukkan bahwa penguatan lembaga pengawas pemilu tidak hanya menjadi kepentingan internal Bawaslu, tetapi juga berkaitan dengan tata kelola pemerintahan daerah.
Dari sisi pengawasan internal pemerintah, Inspektorat Daerah Kabupaten Jembrana mengingatkan pentingnya ketertiban administrasi, khususnya dalam pengelolaan dan perubahan anggaran hibah. Inspektorat menyoroti masih adanya praktik di sejumlah instansi ketika perubahan anggaran belum disampaikan terlebih dahulu, tetapi penggunaannya sudah dilakukan.
Suguna mengatakan, masukan tersebut harus menjadi perhatian bersama. Ia meminta seluruh jajaran mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kolektif kolegial dalam setiap pengambilan keputusan. “Kita memiliki keterbatasan SDM, termasuk dalam bidang perbendaharaan. Karena itu, solusinya bukan bekerja sendiri-sendiri, tetapi memperkuat kapasitas dan mengesampingkan ego sektoral,” kata Suguna pada Kamis (03/09/2026).
Sementara itu, Bawaslu Jembrana mencatat realisasi anggaran sebesar 66,52 persen. Kondisi tersebut menjadi bahan evaluasi agar kegiatan yang telah direncanakan dapat segera dilaksanakan, sementara anggaran yang tidak dapat direalisasikan dapat segera dikaji untuk dilakukan revisi sesuai ketentuan.
Suguna meminta proses tersebut tidak dilakukan secara tergesa-gesa menjelang akhir tahun. Menurut dia, optimalisasi anggaran bukan semata mengejar angka realisasi, melainkan memastikan setiap kegiatan memiliki manfaat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mendorong agar revisi anggaran segera dipersiapkan dan diajukan sehingga ruang untuk kegiatan penguatan kelembagaan, termasuk konsolidasi demokrasi, tetap dapat dimanfaatkan.
“Yang kita kejar bukan hanya realisasi anggaran, tetapi bagaimana setiap rupiah yang digunakan benar-benar memperkuat lembaga dan memberi manfaat bagi kerja pengawasan,” ujar Suguna.
Foto : Humas Bawaslu Jembrana
Penulis : Humas Bawaslu Bali