Tingkatkan Kapasitas Pengawas Pemilu, Wiratma Sambangi Jajarannya di Klungkung
|
Klungkung, Bawaslu Bali - Anggota Bawaslu Bali, I Nyoman Gede Putra Wiratma tegas minta jajarannya untuk memberikan putusan paling adil dalam setiap peristiwa hukum yang terjadi di proses Pemilu. Hal itu dikatakannya saat menghadiri pembinaan SDM pengawas dan kesekretariatan untuk meningkatkan kapasitas Pengawas Pemilu di Wyndham Tamansari, Rabu (25/10).
Dalam kesempatan itu juga, Wiratma mengungkapkan bahwa segala bentuk keputusan yang dihasilkan dalam diskusi di pleno merupakan keputusan lembaga yang harus dipertanggung jawabkan secara hukum.
"Ketika sudah menjadi keputusan pleno, maka akan jadi tanggung jawab lembaga, dan harus diikuti dan ditaati bersama," tegasnya kepada jajaran Bawaslu Kabupaten Klungkung dan Panwalucam se-Kabupaten Klungkung.
Lebih jauh, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Diklat BawasliBali itu berpesan dalam pengambilan keputusan sebagai pengawas Pemilu, harus berdasarkan pertimbangan yang matang dan logis.
“Selaku Pengawas Pemilu tidak boleh terbawa emosi dalam menjalankan tugasnya. Keputusan dan mengambil tindakannya perlu didasari pertimbangan matang dan logis. Kompetensi ini diperlukan oleh mereka untuk menjalankan tugasnya tanpa terombang - ambing oleh emosi,” katanya.
Disisi lain, Koordinator Komite Pemilih Indonesia, Jeirry Sumampow mengatakan standar etik moral paling tinggi ada di penyelenggara pemilu, sehingga dalam bekerja harus profesional dan berintegritas.
Selain Wiratma dan Jerry, nampak hadir Kepala Sekretariat Bawaslu Bali, Ida Bagus Putu Adinatha, Ketua Bawaslu Klungkung, I Komang Supardika beserta anggotanya, Ida Ayu Ari Widhiyanthy, perwakilan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Klungkung.