Tingkatkan Sinergitas Dan Wujudkan Akuntabilitas, Bawaslu Bali Gelar Rapat Konsolidasi
|
Buleleng, Bawaslu Bali - Dalam rangka meningkatkan sinergitas, integritas, loyalitas dan akuntabilitas Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali, Bawaslu Bali menggelar Rapat Fasilitasi Pengelolaan Administrasi dan Konsolidasi dalam Pengawasan Penyelenggaraan Tahapan Pemilu, di Puri Bagus Lovina Resort, Senin (7/11).
Dalam kesempatan itu, Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Bawaslu Bali, I Ketut Sunadra menyampaikan, tujuan digelarnya kegiatan konsolidasi ini dalam rangka menjaga solidaritas, integritas dan penyamaan persepsi berkaitan dengan pengelolaan administrasi keuangan serta akuntabilitas publik.
"Sesuai dengan tema kegiatan hari ini adalah konsolidasi yang berasal dari kata solid. Jadi tujuan kita hari ini adalah menjaga solidaritas dan integritas proses pengelolaan administrasi keuangan serta akuntabilitas publik," ujar Pria asal Munggu itu.
Menurut Sunadra, salah satu bentuk pengelolaan administrasi yang baik adalah pengelolaan kegiatan yang dilaksanakan secara efisien, efektif dan produktif serta harus dapat dipertanggungjawabkan.
"Pengelolaan administrasi yang baik adalah pengelolaan yang mampu dilaksanakan secara efisien, efektif dan produktif serta harus dapat dipertanggungjawabkan," tutur Sunadra.
Menambahkan yang disampaikan Sunadra, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bali, I Wayan Wirka mengungkapkan melalui kegiatan konsolidasi ini diharapkan dapat mewujudkan visi dan misi Bawaslu menjadi lembaga pengawas Pemilu yang terpercaya serta mampu menerapkan tata kelola organisasi yang profesional sesuai dengan prinsip tata-pemerintahan yang baik dan bersih.
"Forum ini merupakan kesempatan bagi kita untuk berkonsolidasi, menyamakan persepsi dan tujuan sesuai dengan visi misi Bawaslu yaitu menjadi lembaga yang bermartabat yang mana arti martabat tersebut adalah dengan mentaati peraturan yang berlaku," tutur Wirka.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Bali, Ketut Ariyani mengingatkan Bawaslu Kabupaten/Kota untuk memastikan penyerapan maksimal eksekusi anggaran menjelang akhir tahun, dengan tetap memperhatikan pertanggungjawaban keuangan, Ariyani juga mewanti-anti agar Bawaslu Kabupaten/Kota tidak membuat kegiatan fiktif, karena Bawaslu Provinsi Bali akan mengawasi hal tersebut.
"Dalam setiap pengeksekusiannya dipastikan tidak boleh ada kegiatan fiktif, kami akan terus monitoring kepada bapak/ibu Kabupaten/Kota," pungkas Ariyani.
Untuk diketahui, kegiatan konsolidasi ini mengundang Ketua, Anggota yang membidangi Sumber Daya Manusia dan Penyelesaian Sengketa, Kepala Sekretariat/Koordinator Sekretariat dan Staf Bawaslu Kabupaten/Kota se-Bali.