Widy : Salah Satu Indikator Sukses Pemilu Adalah Terfasilitasinya Seluruh Segmen Masyarakat Tanpa Terkecuali
|
Bawaslu Bali - Indikator dari kesuksesan sebuah penyelenggaraan Pemilu bukan hanya dinilai dari ada atau tidaknya gugatan di Mahkamah Konstitusi, namun bagaimana seluruh segmen masyarakat difasilitasi dengan baik. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Bali, I Wayan Widyardana Putra saat memberikan materi dalam sosialisasi pengawasan partisipatif yang diselenggarakan Bawaslu Badung dan Bawaslu Denpasar, Rabu (5/10).
“Ketika Pemilu selesai dan tidak ada gugatan tidak berarti Pemilu sukses, padahal dalam prosesnya ada hak yang belum terpenuhi, termasuk fasilitas untuk teman - teman disabilitas,” tegas Widy.
Lebih jauh, Anggota Bawaslu Bali tersebut menjelaskan bahwasannya setiap warga negara memiliki hak yang sama tanpa terkecuali, termasuk hak untuk dipilih dan memilih, untuk itulah Bawaslu hari ini gencar mensosialisasikan pemahaman politik dan proses berdemokrasi kepada kelompok - kelompok marjinal.
“Teman-teman miliki peluang dan ruang yang sama di Negara Demokrasi. Bawaslu memberi ruang kepada rekan - rekan yang berkebutuhan khusus. Ruang yang dibukan di Bawaslu sama, tidak ada perbedaan perlakukan, jangan pernah merasa jadi orang lemah dan berbeda,” kata Widy.
Selain itu, Widy juga mengungkapkan bahwa selama ini banyak penyandang disabilitas tidak bisa menggunakan hak pilih, dan banyak TPS yang masih belum aksesable.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Badung, I Ketut Alit Astasoma yang membuka acara sosialisasi menuturkan tujuan dari diselenggarakan acara tersebut adalah untuk meningkatkan dan mendorong tumbuhhnya gerak moral dan sosial di kalangan perserta didik berkebutuhan kusus dalam penyelenggaraan pemilu 2024.
Disisi lain, Anggota Bawaslu Denpasar, I Wayan Sudarsana menyampaikan Pemilu akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 dan Pemilihan akan dilaksanakan pada tanggal 27 November 2024. Dirinya lebih lanjut menghimbau agar peserta sosialisasi dapat memastikan hak pilihnya pada pergelaran Pemilu 2024 mendatang.
"Perlu kita perhatikan, apakah bapak/ibu yang hadir disini sudah terdaftar pada daftar pemilih, mari kita cek bersama-sama," pungkas Sudarsana.
Untuk diketahui sosialisasi pengawasan partisipatif tersebut melibatkan peserta yang terdiri dari SLB Negeri 1 Badung, SLB D YPAC Bali dan Gerakan Untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin Cabang Denpasar).