Ariyani Dorong Organisasi Perempuan Turut Aktif Awasi Pemilu
|
Badung, Bawaslu Bali - Perempuan dapat berperan sebagai agen perubahan untuk memastikan bahwa proses Pemilu dapat terlaksana lebih inklusif dan berkeadilan, namun realitas yang terjadi dilapangan masih ditemukan beragam tantangan yang membatasi gerak perempuan untuk terlibat langsung dalam kepemiluan. Hal itu diungkapkan Ariyani saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Peran Perempuan dalam pelaksanaan pemilu partisipatif yang diinisiasi Bawaslu Badung, Rabu (8/11).
Menurut dirinya, tantangan tersebut terletak pada sisi sumber daya perempuan yang potensial, kultur, proses seleksi, pengetahuan kepemiluan yang minim, jejaring, hingga kurangnya organisasi yang vokal menyuarakan isu perempuan dalam pemilu.
"Partisipasi perempuan saat ini hanya masih sebatas pemenuhan kuota, sangat sedikit ditemukan perempuan yang secara ideologi benar benar ingin turun langsung terlibat dalam dunia kepemiluan," ujar Ariyani.
Menilik problematika tersebut, Ariyani mendorong kaum perempuan untuk mulai berani terlibat aktif dalam proses demokrasi karena perempuan memiliki perspektif yang berbeda dari laki-laki, dimana hal tersebut tentu akan memberikan warna baru terhadap proses demokrasi itu sendiri. Ketua Bawaslu Provinsi Bali periode 2018-2023 itu kemudian memotivasi perempuan agar memiliki wawasan kepemiluan yang mumpuni melalui program-program peningkatan kompetensi kepemiluan untuk perempuan
“Ayo ibu-ibu yang semangat dan jangan takut untuk terjun langsung baik itu sebagai peserta atau penyelenggara kepemiluan, perempuan memiliki pengalaman yang berbeda dengan laki-laki sehingga wajib hadir dalam ruang politik” tegas Ariyani.
Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kabupaten Badung, Rachmat Tamara yang juga sebagai pengampu kegiatan ini menyampaikan senada dengan Ariyani. “Mari ibu-ibu juga ikut lakukan pengawasan, hanya Perempuan yang bisa mengerti kebutuhan kaumnya karena Perempuan itu unik” imbuhnya dihadapan para peserta sosialisasi.
Pada kesempatan ini, hadir juga narasumber dari Akademisi Kepemiluan, Dr. I Gusti Ayu Diah Yuniti yang mengajak perempuan untuk aktif lantaran perempuan memiliki kepedulian yang lebih terhadap sekitar, dimana sangat tepat dimanfaatkan untuk turut andil mengambil peranan dalam Pemilu dengan melakukan Pengawasan Pemilu Partisipatif.
Adapun peserta sosialisasi ini yaitu Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Kabupaten Badung, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Badung, Persatuan Bhayangkari Kabupaten Badung, Persatuan Persit Kabupaten Badung, Tim Penggerak PKK Kabupaten Badung, serta Ketua Paiketan Krama Istri (Pakis) Kabupaten Badung.